Kucing Merah Kalimantan, Si Kucing Liar yang Paling Misterius
Di balik lebatnya hutan Kalimantan, hidup seekor kucing liar yang keberadaannya jarang sekali disaksikan manusia. Namanya kucing merah (Catopuma badia), salah satu kucing liar endemik Pulau Kalimantan. Sesuai namanya, warna tubuhnya umumnya merah kecokelatan, meski terdapat pula individu dengan warna keabu-abuan. Ukurannya relatif kecil, dengan panjang tubuh sekitar 63–69 cm dan ekor yang cukup panjang.
Mengapa Kucing Merah Begitu Sulit Ditemukan?
Kucing merah dikenal sebagai satwa yang soliter dan sangat sulit diamati secara langsung. Habitatnya berkaitan erat dengan kawasan hutan, termasuk hutan primer, kawasan berbatu kapur, dataran tinggi, serta wilayah di sekitar sungai. Karena jarang terlihat, keberadaannya di alam sering kali baru diketahui melalui kamera pengintai yang dipasang oleh peneliti atau pengelola kawasan konservasi.Salah satu contohnya terjadi di Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan Utara. Pada September 2026, Balai TN Kayan Mentarang melaporkan rekaman kucing merah melalui camera trap di Resor Mentarang Tubu. Sebelumnya, satwa yang sama juga terekam di Resor Sungai Bahau pada 2023. Rekaman seperti ini menjadi sumber informasi penting karena kucing merah memang termasuk satwa yang sulit ditemukan di lapangan.
Sekilas Kemunculannya di Kamera Pengintai
Salah satu kabar terbaru datang dari Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan Utara. Pada 2026, kucing merah kembali terekam di wilayah Resor Mentarang Tubu. Rekaman tersebut menjadi dokumentasi kedua di wilayah resor tersebut, setelah sebelumnya kucing merah sempat terekam di kawasan TN Kayan Mentarang pada 2023.Kemunculan seperti ini bukan sekadar momen menarik bagi pecinta satwa. Bagi peneliti dan pengelola kawasan konservasi, setiap rekaman dapat membantu menambah informasi mengenai keberadaan satwa yang masih belum banyak diketahui ini. IUCN juga mencatat kucing merah sebagai spesies Endangered atau terancam punah, dengan habitat yang bergantung pada kawasan hutan. Ancaman seperti kehilangan dan perubahan habitat serta perburuan menjadi perhatian dalam upaya konservasinya.
Menjaga Hutan, Menjaga Kucing Merah
Kucing merah merupakan salah satu satwa dengan sebaran yang terbatas di Kalimantan dan berstatus Endangered menurut IUCN. Di Indonesia, Catopuma badia juga termasuk satwa yang dilindungi. Keterbatasan informasi mengenai spesies ini membuat keberadaan hutan yang menjadi habitatnya semakin penting untuk dijaga.Kemunculan seekor kucing merah di depan kamera mungkin hanya berlangsung beberapa detik, tetapi bagi peneliti, satu rekaman tersebut dapat memberikan informasi berharga tentang satwa yang hidup jauh dari jangkauan manusia. Hutan Kalimantan bukan hanya menyimpan pemandangan yang indah, tetapi juga menjadi rumah bagi berbagai satwa unik yang mungkin tidak akan kita temui di tempat lain.
Ingin menjelajahi kekayaan alam Indonesia dengan lebih tenang? Jelajahi Indonesia dengan tenang bersama Simas Travel Domestic.
Sumber
KSDAE
