December 11, 2025

Pertolongan Pertama saat Banjir

Panduan Kesehatan Darurat untuk Karyawan & Keluarga

Banjir dapat menyebabkan cedera dan keadaan darurat kesehatan yang membutuhkan tindakan tepat. Panduan ini membantu kamu menangani 5 risiko kesehatan umum terkait banjir dengan aman.

1. Pertolongan Pertama untuk Luka Akibat Banjir

Air banjir mengandung bakteri, bahan kimia, dan Imbah. Bahkan luka kecil pun bisa terinfeksi, dan membahayakan.

Apa yang harus dilakukan segera ?

  1. Cuci tangan sebelum sebelum menyentuh luka (atau gunakan hand sanitizer.
  2. Baslaks dengan air bersih yang mengalir (BUKAN air banjir).
  3. Bersihkan secara perlahan menggunakan selama 20-30 detik.
  4. Singkirkan kotoran (jika kecil dan tera mengunakan pin yang bersih.
  5. Oleskan antiseptik (povidone-iodine/chlorhexdine).
  6. Tutup dengan pembaluster atau perbantahana.
  7. Ganti perban setiap hari atau sabato.

Segera pergi ke dokter jika :

  1. Tanda-tanda infeksi : kemerahan, nanah, bengkak, dan demam.
  2. Luka sayatan yang dalam, gigitan binatang, atau luka paku berkarat.
  3. Kamu belum mendapatkan suntikan tetanus dalam 5-10 tahun terakhir.

2. Pertolongan Pertama untuk Infeksi Jamur Kulit

Infeksi kulit meningkat akibat paparan air kotor dalam jangka waktu lama. Gejalanya berupa :

  1. Ruam merah pada kulit.
  2. Gatal.
  3. Kulit mengelupas.
  4. Lepuh atau keluarnya cairan berbau busuk.

Yang harus segera dilakukan :

  1. Jaga area tetap bersih dan kering.
  2. Cuci kulit dengan sabun lembut dan keringkan dengan lembut.
  3. Oleskan krim antijamur (clotrimazole) jika terasa gatal atau seperti ruam.
  4. Oleskan salep antibiotik pada luka kecil yang terinfeksi.
  5. Hindari menggaruk karena dapat memperburuk infeksi.

Segera pergi ke dokter jika :

  1. Ruamnya menyebar dengan cepat.
  2. Muncul Demam.
  3. Kulit menjadi nyeri atau timbul nanah.

3. Pertolongan Pertama untuk Gigitan Serangga

Nyamuk dan serangga lain akan bertambah banyak di sekitar air yang tergenang. Gejalanya berupa :

  1. Benjolan merah.
  2. Gatal.
  3. Pembengkakan di tempat gigitan.
  4. Nyeri atau melepuh (dalam beberapa kasus.

Yang harus segera dilakukan :

  1. Cuci area tersebut dengan air mengalir dan sabun.
  2. Kompres dingin selama 10 menit.
  3. Oleskan krim anti-gatal (hidrokortison/losion kalamin).
  4. Jika bengkak, minum antihistamin (cetirizine/loratadine).
  5. Hindari menggaruk lesi untuk mencegah terjadi infeksi.

Segera pergi ke dokter jika :

  1. Terjadi pembengkakan parah pada mata dan bibir.
  2. Sesak napas (kemungkinan reaksi alergi).
  3. Bekas gigitannya menjadi terinfeksi atau mengeluarkan nanah.

4. Pertolongan Pertama jika Hypothermia

Hipotermia (kedinginan ekstrem) terjadi karena tubuh terkena air banjir dingin atau hujan terlalu lama. Gejala awal :

  1. Gemetaran.
  2. Kulit dingin & pucat.
  3. Bicara tidak jelas.
  4. Kebingungan & mengantuk.
  5. Denyut nadi lemah.

Cari pertolongan darurat ke UGD rumah sakit terdekat :

  1. Korban tersebut berhenti menggigil.
  2. Korban menjadi bingung, tidak sadarkan diri, atau bernapas sangat lambat.

Yang harus segera dilakukan :

  1. Pindahkan korban tersebut ke tempat yang hangat & kering.
  2. Segera lepaskan pakaian basah dari tubuh korban.
  3. Bungkus korban dengan selimut/jaket kering.
  4. Berikan minuman hangat (BUKAN panas) jika korban sadar.
  5. Tempelkan kompres hangat pada dada, leher, dan ketiak.
  6. Hindari panas langsung (seperti air panas) karena dapat menyebabkan luka bakar.

5. Pertolongan Pertama untuk Sengatan Listrik Saat Banjir

Kecelakaan karena aliran listrik saat banjir dapat berakibat fatal. PENTING untuk di perhatikan :

  1. Jangan sentuh orang tersebut secara langsung, karena masih menghantarkan listrik.
  2. Matikan sumber listrik terlebih dahulu (pemutus arus).
  3. Jika tidak mampu, pindahkan orang tersebut menggunakan benda nonkonduktif (kayu kering, plastik).
  4. Periksa pernapasan dan denyut nadi.
  5. Jika tidak bernafas, mulailah RJP (Resusitasi Jantung Paru) jika terlatih.
  6. Tutupi luka bakar dengan kain kering & steril.
  7. Jaga orang tersebut tetap hangat dan berbaring.
  8. Segera pergi ke UGD rumah sakit terdekat, meskipun orang tersebut tampak “baik-baik saja”.
  9. Hindari berjalan tanpa alas kaki saat banjir.
  10. Tetap perbarui dan dapatkan informasi tentang peringatan cuaca lokal.
  11. Siapkan perlengkapan darurat (perban, antiseptik, selimut, senter).

“Karyawan yang sehat berarti tim yang produktif.”

Untuk informasi kesehatan terkini, ikuti:
Instagram: @Konsultasi DokterSehatku

Bila memiliki ide tentang judul Newsletter Kesehatan berikutnya, kirim email ke : cs_simassehat@sinarmas.co.id

Salam Sehat,

Team Dokter Simas Sehat

Konsultasi Dokter Sehatku