Tak Hanya Dehidrasi, Ini Komplikasi Akibat Kurang Minum Air Putih

Air putih tentu tidak asing karena kita konsumsi setiap harinya. Sudah tidak terbantahkan lagi betapa pentingnya air untuk kehidupan manusia, termasuk bagi tubuh. Akibat kurang minum air putih bisa berdampak besar mulai dari dehidrasi, sakit, stres, dan banyak lagi. Gejala awalnya adalah haus berlebih hingga merasa lemas. Bahkan manusia bisa bertahan lebih lama hidup tanpa asupan makanan ketimbang tanpa asupan cairan. Tak heran, 60% tubuh manusia terdiri dari cairan. Segala aktivitas bisa membuat cairan tersebut berkurang dan harus “diisi ulang” kembali. Dehidrasi adalah akibat kurang minum air putih yang paling jelas. Meski demikian, dehidrasi ini juga dapat menyebabkan berbagai masalah baik jangka pendek maupun jangka panjang. Apa saja ya kira-kira? Yuk, simak informasinya :

1. Diabetes
Orang yang merasa dehidrasi akan merasa ingin sekali mengonsumsi makanan manis. Hal ini terjadi karena liver mengalami masalah dalam memecah glikogen menjadi glukosa untuk aliran darah. Lagi-lagi, terganggunya sistem ini terjadi karena kurang cairan. Apabila dibiarkan dalam jangka panjang, bukan tidak mungkin konsumsi gula menjadi berlebihan. Penyakit diabetes pun mengintai sebagai konsekuensinya.

2. Sakit kepala
Merasakan nyeri di kepala juga bisa menjadi akibat kurang minum air putih. Rasa nyeri ini bisa dari ringan hingga benar-benar mengganggu. Sakit kepala ini terjadi karena otak mengalami penyusutan sementara karena kurangnya asupan cairan. Ketika asupan cairan tercukupi, maka otak akan kembali ke bentuknya semula dan sakit kepala pun hilang.

3. Rasa kantuk berlebihan
Wajar jika seseorang merasa mengantuk karena kurang tidur atau belum mendapat asupan kafein yang setiap hari menemaninya. Namun berbeda halnya dengan orang yang mengalami dehidrasi akibat kurang minum air putih. Dalam penelitian di Inggris pada tahun 2015 lalu, satu dari setiap lima pasien yang kekurangan cairan akan merasa sangat mengantuk. Namun rasa kantuk ini tidak sesederhana bisa hilang dengan tidur sejenak. Tubuh akan terasa lelah dan kurang bertenaga.

4. Bau mulut
Membiarkan mulut kering karena kekurangan cairan adalah undangan bagi masuknya bakteri. Itulah mengapa salah satu akibat kurang minum air putih adalah halitosis atau bau mulut. Faktanya, minum air putih dapat memecah saliva dan menghilangkan bau mulut akibat bakteri.

5. Konstipasi
Tak hanya kurang serat, konstipasi juga merupakan akibat kurang minum air putih. Tanpa adanya cukup cairan dalam sistem cerna, usus besar akan menyerap air dari feses. Akibatnya, feses menjadi lebih padat dan sulit keluar.

6. Kulit kering
Pelembap termahal sekalipun belum tentu bisa mengatasi masalah kulit kering apabila pemicunya adalah akibat kurang minum air putih. Berbeda dengan kondisi kulit orang dengan tipe kulit kering, mereka yang mengalami kulit kering akibat kurang cairan akan cenderung merasakan gatal dan rentan iritasi.

7. Sulit berkonsentrasi
Sering lupa apa yang akan dilakukan atau kurang sinkron antara apa yang diucapkan dan dipikirkan? Bisa jadi tanda-tanda konsentrasi berkurang akibat kurang minum air putih. Menurut penelitian yang digelar tahun 2012 dengan melibatkan responden perempuan muda, mereka yang mengalami dehidrasi ringan lebih sulit berkonsentrasi bahkan pada tugas-tugas sederhana. Tak hanya itu, mereka juga kesulitan menjaga rentang fokus untuk jangka waktu singkat sekalipun.

Mudah ditemukan dan menyehatkan, seharusnya tak perlu susah payah memastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup. Jangan sampai akibat kurang minum air putih justru mengganggu produktivitas Anda. Untuk tahu apakah tubuh mengalami dehidrasi dan menghindari overhidrasi, dengarkan sinyal dari diri tubuh kalian sendiri ya. Stay hydrated! Terus konsumsi air putih yang cukup setiap harinya! :)

Sumber : https://www.sehatq.com/artikel/tak-hanya-dehidrasi-ini-komplikasi-akibat-kurang-minum-air-putih

Kembali ke daftar berita >