Rincian PPKM Level 4 Untuk Pulau Jawa-Bali 3-25 Juli 2021

Peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 membuat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat menjadi PPKM Level 4 mulai dari tanggal 3 hingga 25 Juli 2021.

Segala aturan dan pembatasan mulai diterapkan, aturan-aturan baru tertuang dalam dokumen “Panduan Implementasi Pengentasan Aktivitas Masyarakat pada PPKM Level 4 di Provinsi-Provinsi di Jawa Bali”
PPKM Level 4 berlaku pada 122 Kabupaten/kota yang mempunyai status level 3 dan 4 berdasarkan kriteria Badan Kesehatan Dunia atau yang sering kita sebut WHO.

Adapun daftar aturan yang berlaku pada PPKM Level 4 Jawa-Bali dari tanggal 3-25 Juli dari dokumen Kemenko Marves : 

WFH 100 Persen

Perkantoran wajib menerapkan bekerja di rumah (working from home) 100 persen untuk sektor non esensial. Sedangkan sector esensial diperbolehkan melakukan kegiatan perkantoran dengan batas maksimal 50 persen karyawan seperti keuangan, perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina covid-19, serta industri orientasi ekspor.

Berbeda dengan sektor esensial, sector kritikal diperbolehkan 100 persen beroperasi. Sector ini mencakup energi, Kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industry makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, serta objek vital nasional.

Mal Ditutup

Dalam aturan PPKM Level 4 ini, pemerintah akan menutup mal, pusat perbelanjaan, dan pusat perdagangan sedangkan kafe, restoran, dan tempat makan tidak boleh melayani makan di tempat.

Berbeda dengan mal, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari boleh beroperasi. Tempat seperti ini boleh buka hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas 50 persen, kecuali toko penjual obat beroperasi hingga 24 jam

Sekolah dan Ibadah di Rumah

Pemerintah masih mewajibkan sekolah melakukan kegiatan pembelajaran daring. Tidak hanya sekolah, rumah ibadah juga tidak ada kegiatan ibadah di tempat ibadah.

Kegiatan Sosial Ditiadakan

Kegiatan seni dan budaya, olahraga, sosial kemasyarakatan, serta kegiatan sosial yang bisa menimbulkan keramaian dan kerumunan kena dampak dari PPKM Level 4. Pemerintah juga menutup fasilitas umum berupa area public, taman umum, tempat wisata umum dan area public.

Namun pemerintah masih memperbolehkan resepsi  pernikahan selama PPKM Level 4 berlangsung dengan syarat dihadiri maksimal 30 orang dan tidak boleh makan di tempat

Kartu Vaksin untuk Perjalanan

Untuk masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama pemberlakuan PPKM Level 4, harus menunjukkan minimal kartu vaksinasi dosis pertama sebelum bepergian ke luar kota. Kalau yang menggunakan transportasi pesawat harus juga menunjukkan hasil negatif Covid-19 tes PCR. Tes tersebut minimal dilakukan H-2 sebelum melakukan perjalanan, sedangkan moda transportasi lain wajib menunjukkan hasil tes swab antigen 1 hari sebelum keberangkatan.

Beda halnya dengan transportasi umum jarak dekat boleh tetap beroperasi dengan kapasitas maksimal 70 persen dan protocol Kesehatan diperketat dari biasanya

Wajib Pakai Masker

Dalam PPKM Level 4 Jawa Bali, pemerintah akan memperketat penggunaan masker. Setiap orang yang keluar rumah wajib menggunakan masker. Tidak diperkenankan hanya menggunakan face shield tanpa masker.
Masker dua lapis menjadi saran utama pemerintah anjurkan. Masker bedah dan masker KN95 saran digunakan karena efektivitas lebih baik dan dianjurkan mengganti masker setelah 4 jam pemakaian.

Itulah rincian aturan yang akan diterapkan dalam PPKM Level 4. Tidak perlu panik namun harus tetap bijak dalam bersikap. Yuk kita jaga diri dan orang-orang di sekitar.

Stay safe and healthy ya

Sumber  : CNN Indonesia

Kembali ke daftar berita >