Membangun Trust Harus Dari Diri Sendiri Test

Organisasi / perusahaan yang ingin survive, tumbuh dan bisa maju memerlukan adanya kepercayaan / trust yang tinggi diantara anggota tim. Dan untuk membangun kepercayaan itu diperlukan suatu proses, tidak bisa sekali jadi. Demikian Senior Associate, Franklin Covey - Organization Services, Agi Rachmat dalam Human Resources Managers Gathering perusahaan asuransi umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Kamis (03/08), di Jakarta Design Center, Jl. Gatot Subroto, Jakarta.

Agi menegaskan, untuk membangun pribadi yang layak dipercaya harus dimulai dari diri sendiri, harus membangun trust di dalam diri kita. Dengan kata lain, kita harus layak dipercaya oleh diri kita sendiri, baru kalau kita berinteraksi dengan orang lain, kita kan dipercaya.

Ada 2 komponen besar yang harus dipenuhi dalam membangun trust, yaitu aspek kemampuan / kompeten dan aspek watak / karakter. Aspek kemampuan meliputi (1) teknis (keahlian), (2) konseptual, dan (3) kesaling-tergantungan - dengan pengertian tidak ada yang bisa hidup sendiri; selalu membutuhkan orang lain, ada kontribusi dari orang lain. Sedang aspek watak meliputi (1) integritas - satu kata dengan perbuatan, apa yang dikatakan itulah yang dilakukan, (2) kematangan - mencakup keberanian ( courage ) dan pertimbangan ( consideration ) yang harus muncul secara konsisten didalam perilaku, dan (3) mentalitas kelimpahan - pandai menciptakan peluang, karena di tengah kesempitan pun selalu ada kesempatan / peluang.

Komponen - komponen inilah yang menjadi dasar untuk membangun kepercayaan kepada diri sendiri, untuk menjadi layak dipercaya. Dengan kata lain, secara kemampuan kita harus bisa mengikuti perubahan yang terjadi dan secara watak / karakter kita harus berusaha untuk satu kata dengan perbuatan.

HR (General) Managers Gathering (yang ke-3) ini diikuti oleh sekitar 70 peserta, dibuka dengan kata pengantar oleh Ketua HR (General) Club - DAI, Urip Sedyowidodo.

Kembali ke daftar berita >