Asuransi Sinar Mas dan 10 Anggota FORMAKSI Tandatangani Addendum Perjanjian Kerjasama Layanan Cashless Pasien CoB BPJS Kesehatan dengan RS Bunda Group

Jakarta, 14 November 2019, Asuransi Sinar Mas bersama 10 perusahaan asuransi anggota Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (FORMAKSI) melakukan penandatanganan addendum kerjasama layanan cashless pasien Coordination of Benefit (CoB) BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Bunda Group (RSU Bunda Jakarta, RSU Bunda Margonda, RS Citra BMC).

Penandatanganan Addendum PKS Layanan Cashless Pasien CoB BPJS Kesehatan dari pihak Asuransi Sinar Mas dilakukan oleh Dumasi M M Samosir, selaku Direktur Asuransi Sinar Mas sekaligus Direktur executive FORMAKSI dengan Nurhadi Yudhianto selaku Direktur Utama Rumah Sakit Bunda Group.

Kerjasama dengan 3 Rumah Sakit yang tergabung dalam RS. Bunda Group ini merupakan penandatanganan kerja sama yang kelima yang diikuti oleh Asuransi Sinar Mas sebagai anggota dari FORMAKSI. Sebelumnya FORMAKSI telah menjalin kerjasama serupa dengan Hermina Group (33 rumah sakit), Premier Group (2 rumah sakit), Permata Keluarga Husada Group (2 rumah sakit), Elang Medika Corpora Group (1 rumah sakit).

Merujuk pada Ketentuan Permenkes No. 51 Tahun 2018, yang berbunyi “Peserta BPJS Kesehatan dapat meningkatkan kelas perawatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi dari hak BPJS Kesehatannya. Pembayaran selisih biaya akibat penggunaan kelas perawatan lebih tinggi dapat dilakukan secara mandiri oleh Peserta, pemberi kerja, atau melalui Asuransi Kesehatan Tambahan”, maka FORMAKSI melakukan penandatanganan addendum kerjasama dengan Rumah Sakit guna membantu dan meningkatkan pelayanan kepada pasien peserta BPJS Kesehatan yang juga memiliki jaminan dari AKT.

Melalui Kerjasama ini, para pasien BPJS Kesehatan yang juga memiliki Asuransi Kesehatan Tambahan mendapat kemudahan.

Jika sebelum nya pasien harus membayar terlebih dahulu selisih biaya yang terjadi jika peserta BPJS Kesehatan memilih perawatan diatas haknya (naik kelas kamar) dan masuk Rumah Sakit dengan menggunakan Jaminan BPJS Kesehatan, kini pasien bisa langsung memanfaatkan jaminan dari Asuransi Kesehatan Tambahan untuk membayar selisih harga yang timbul akibat kenaikan kelas kamar tersebut. Rumah Sakit akan langsung menagih ke Perusahaan Asuransi yang menerbitkan Polis AKT pasien sesuai dengan benefit limit yang dimiliki oleh pasien.

Dengan demikian, pasien akan mendapatkan layanan sesuai dengan apa yang sudah mereka bayarkan.

“Kami berharap perluasan kerjasama ini akan memberi kemudahan bagi pasien yang memiliki jaminan BPJS Kesehatan dan membeli Asuransi Kesehatan Tambahan atau AKT dari perusahaan asuransi anggota FORMAKSI. Demikian juga rumah sakit yang mendapatkan kepastian pembayaran ekses atas biaya perawatan pasien BPJS kesehatan yang naik kelas kamar dan memiliki Asuransi Kesehatan Tambahan.” tambah Dumasi.

Link Berita Terkait :

- kompasiana.com
- iqplus.info
- mediaasuransinews.co.id
- kabarindonesia.com
- beritamerdekaonline.com
- mediapatriot.co.id
- koran-jakarta.com

 

Kembali ke daftar berita >